You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 angkutan truk Jakarta Utara akan beroperasi normal
photo Doc - Beritajakarta.id

Pengusaha Truk Jamin Tak Ada Mogok Massal

Sebanyak 680 pengusaha angkutan truk yang melayani pengangkutan barang di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara akan beroperasi normal, meski ada seruan mogok massal dari DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda).    

Kalau terjadi kelumpuhan di pelabuhan, kerugian akan lebih besar lagi, mulai Rp 40 miliar hingga Rp 60 miliar

Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan mengatakan, pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), pengusaha truk dipastikan tetap beroperasi seperti biasa di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Saat ini tercatat ada 14.057 armada truk yang melayani pengangkutan barang.

"Memang ada edaran dari DPP Organda untuk mogok massal. Tapi setelah dibahas, kita meyepakati tetap beroperasi normal," kata Gemilang, Selasa (18/11).

Lalu Lintas Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Lancar

Menurut Gemilang, apabila menuruti permintaan DPP Organda untuk mogok massal, pengusaha bisa menderita kerugian hingga Rp 14 milliar. Selain itu akan terjadi kelumpuhan di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kalau terjadi kelumpuhan di pelabuhan, kerugian akan lebih besar lagi, mulai Rp 40 miliar hingga Rp 60 miliar," tegas Gemilang.

Gemilang menambahkan, pihaknya saat ini tengah menghitung besaran ongkos pengangkutan barang. Namun diperkirakan kenaikkan sekitar 25 persen.

"Berdasarkan perhitungan para anggota Aptrindo, setidaknya biaya operasional akan dinaikkan sekitar Rp 500 ribu. Bila sebelumnya  sekitar Rp 1,9 juta menjadi sekitar Rp 2,5 juta per 50 kilometer," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1179 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye841 personBudhi Firmansyah Surapati